Memahami Tentang Mineral Bagi Kesehatan Tubuh

Mineral

Tubuh nmanusia sangat membutuhkan nutrisi makanan berupa mineral baik secara sendiri-sendiri maupun secara golongan antar unsur, Contohnya, dalam peredaran darah diperlukan besi (F) untuk membentuk eritosit (sel darah merah) . ion kalsium (Ca) untuk pembentukan darah., dan NaCI (Natrium klorida) untuk pertukaran ionklorida pada proses pengangkutan CO2 dan pembentukan asam lambung. hanya sedikit saja mineral yang di butuhkan tubuh.
Tubuh manusia mengandung sekitar 4 persen mineral. jadi orang yang berat badannya 45kg. mineralnya hanya 1,8 kg. setiap hari. 10-30 g mineral dibuang oleh tubuh, dan ini harus di ganti secara teratur dan tetap melalui makanan setiap hari, dalam memahami tentang mineral bagi kehatan tubuh juga terdapat perbedaan antara mineral organik dan anorganik.

Perbedaan Mineral Organik Dan Anorganik

Ada beberapa pendapat menyatakan,bahwa tubuh manusia membutuhkan mineral,yah itu memang benar. tetapi, mineral seperti apakah yang di perlukan oleh tubuh manusia? Jawabannya adalah mineral organik.
mineral organik adalah mineral yang di butuhkan serta berguna bagi tubuh kita yang dapat kita peroleh melalui makanan yang kita komsumsi setiap hari, seperti nasi, ayam, ikan, telur, sayur-sayuran,serta buah-buahan atau vitamin tambahan.
Sedangkan mineral anorganik adalah sebaliknya mineral yang tidak berguna serta tidak di butuhkan oleh tubuh kita. air yang bersumber dari dalam tanah, mengandung mineral anorganik yang tidak berguna dan sulit di cerna bagi tubuh manusia.

Peranan Biologis Trace Element

Trace element  adalah mineral yang di perlukan tubuh dalam jumlah kecil (kurang dari 100mg per hari). yakni zat besi,seng, tembaga,kobal, lodium, kromium, mangan, molibdenum, selenium,vanadium,nikel, serta silikon.
Banyak sistem enzim tergantung pada satu atau lebih trace element tertentu, baik sebgai komponen metalozymes atau sebagai kalitas, atau juga sebagai keduanya.
Berikut ini akan saya jelaskan kegunaan dari beberapa zat mineral yang pada umumnya kita komsumsi setiap hari. biasanya zat garam mineral terdapat pada minuman yang kita minum dan juga pada makanan yang kita makan. selain memahami tentang mineral bagi kehatan tubuh, ada juga beberapa kegunaan dan fungsi dari garam mineral adalah sebagai berikut;

Krom (Cr)

krom mempunyai peranan penting pada metabolisme karbonhidrat dan glukosa. mineral tersebut menstimulir sistensisasal lemak dan kolesterol  dalam hepar. Definisi krom mengakibatkan pertumbuhan yang berkurang dan sindroma yang menyerupai diabetes militus. hanya beberapa persen masukan krom dapat diserap oleh saluran pencernaan. pada percobaan tikus dengan diet rendah, krom dan protein timbul kekeruhan kornea, krom terdapat pada minyak jagung, minyak sawit, sorgum,serealia, ikan,daging,dan millet.
Millet adalah sejenis padi-padian yang tumbuh di kawasan asia dan afrika utara sejak jaman prasejarah dan telah menjadi makanan pokok berjuta juta orang. millet mengandung sekitar 70 persen pati. di dalam tunuh pati akan diubah menjadi gula dan energi bagi otak. millet juga mengandung lebih banyak protein bermutu tinggi di bandingkan gandum, beras, atau jagung, sehingga millet akan menjadi zat pembentuk neurotransmitter yang baik.

Kalsium (Ca)

kalsium merupakan zat gizi esensial degan berbagai fungsi penting dalam tubuh manusia kalsium terdapat pada tulang kerangka, cairan antarsel pada plasma kalsium merupakan kurang lebih 2 persen dari berat badan tubuh manusia dewasa dan lebih dari 99 persen terdapat pada tulang dan gigi.
penurunan kadar kalsium akan mengundang hormon paratiroid untuk bereaksi pada tulang dan melepaskan sebagian kalsiumnya agar suapaya kadar dalam darah dipertahankan. beberapa faktor lain mempunyai peranan pula dalam memelihara homeostitas kalsium, seperti vitamin D, insulin, hormon pertumbuhan, androgen, estrogen, kortikosteroid adrenal, dan fosfat organik.
Fungsi Kalsium

Kalsium diperlukan untuk pembentukan tulang dan gigi janin, untuk pertukaran kalsium yang lancar di perlukan vitamin D. kalsium juga membantu proses pembekuan darah, mengatur permeabilitas membran sel, dan mengatur denyut jantung. Kalsium terbagi oleh dua sumber yaitu;
1. Sumber kalsium Hewani.  pangan hewani sumber kalsium di antaranya ikan salmon, ikan yang di makan dengan durinya ( sardencis, ikan teri, rebon, belut ikan pindang duri lunak). (seafood) udang, keju,susu, dan olahannya ( seperti keju dan yoghurt), kuning telur, mentega, dan daging sapi.

2. Sumber Kalsium Nabati. Sedangkan bahan pangan nabati sumber kalsium adalah kacang-kacangan (kedelai dan hasil-hasil olahannya: tahu, tempe, oncom, kacang hijau; kacang merah; kacang tolo/kacang tunggak), sayuran hijau (kubus/kol, brokoli. bayam, sawi, daun singkong, daun labu, daun melinjo). kalsium juga terdapat aneka jenis jeruk, pepaya, nanas, salak, apel, jambu biji.
Kandungan kalsium pada sayuran segar, terlebih yang berasal dari tumbuhan laut (rumput laut), lebih banyak daripada kandungan kalsium pada susu.

HIperkalsemia, adalah pemberian kalsium yang terlalu banyak, dapat menimbulkan gejala anoreksia, naursea, muntah-muntah, konstipasi, dan jarang-jarang merasa lemah, hipotoni, dan hipertensi.
Defistensi,kekurangan kalsium dapat menimbulkan kerapuhan tulang yang disebut osteoporosis. terjadinya kerapuhan tulang ini melalui proses yang bertahap. sedikit demi sedikit, mengakibatkan tulang menjadi lemah.

Fosfor (p)

Fosfor diperlukan untuk pembentukan matriks tulang dan gigi, mengatur keseimbangan asam-basa dalam tubuh (darah), mengerutkan kontraksi otot, dan memacu metabolisme. walaupun 70-80 persen fospor terdapat pada tulang, seperti halnya dengan kalsium. zat tersebut mempunyai peranan-peranan lain yang penting, seperti pada metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. fospolipida merupakan komponen esensial bagi banyak sel dan merupakan alat transpor lemak.

Molibdenum (Mo)

Molibdenum merupakan bagian daripada enzim, oksidase ksantin dan oksidase aldehida. sangat sedikit molibdenum yang di temukan dalam tubuh, mudah diserap oleh saluran pencernaan dan dikeluarkan melalui ginjal. miral tersebut terdapat pada kacang kedelai, rebung, kacang tanah, teh, kakao, padi, dan sayuran yang merupakan daun-daunan, susu, dan hepar.

Magnesium (Mg)

Magnesium merupakan ion intrasel dan bekerja sebagai konfaktor pada fosforilasi oksidatif dan juga didipoditokan pada tulang. konsentrasi magnesium pada serum mempengaruhi transmisi saraf dan kontraksi otot. faktor-faktor yang mempengaruhi absorpsi kalsium, seperti asam fitik, asam lemak, dan fosfor mempengaruhi absorsi magnesium pula. Mineral magnesium baik juga untuk mencegah sindrom metabolisme (gejala awal diabetes).

Belerang (S)

Belerang terdapat terutama sebagai bagian asam amino sistin, sistein, dan metionin. semua protein tubuh mengandung belerang terutama pada kulit, rambut, dan pada insulin. belerang terdapat pula pada karbonhidrat , seperti heparin pada hepar, dan jaringan, dan kondroitin sulfat pada tulang dan tulang rawan. Vitamin B, (tiamin) dan biotin mengandung belerang.

Besi (Fe)

Zat besi (Fe) merupakan salah satu unsur pembentuk dari sel darah merah (eritsotif) yang bertanggung jawab mendistribusikan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh. kekurangan zat besi menimbulkan masalah anemia gizi besi atau di masyarakat di kenal dengan penyakit kurang darah.
zat besi memiliki berbagai fungsi vital dalam tubuh manusia. kareana merupakan bagian penting dari hemoglobin yang membawa oksigen ke jaringan-jaringan tubuh dan merupakan media transportasi bagi elektron di dalam sel tubuh.

Tembaga (Cu)

Tembaga merupakan komponen berbagai sistem enzim. dalam pasma kira-kira 80 persen tembaga terikat pada protein seruloplasmin, suatu enzim tranpor besi, selebihnya, tembaga terikat pada albumin.

Seng (Zn)

Seng adalah zat yang sangat di butuhkan manusia. ratusan enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme, bahkan dalam sistensisDNA mengandung Zn. seng merupakan dari banyak metabolisme enzim dan bekerja sebagai koenzim pada berbagai sistem enzim. lebih dari 80 persen enzim dan protein yang mengandung seng telah ditemukan. tubuh mengandung1-2 seng,. tulang, mata, jantung, kelenjar adrenal, gigi, rambut, kulitdan testis mengandung banyak seng, wlaupun seng terdapat disemua jaringan.

Selenium (Se)

Pada binatang selenium diperlukan untuk pertumbuhan dan kesehatan. penyakit jantung endemik yang terdapat di daerah tertentu di negeri cina dan menghinggapi, terutama anak dan wanita mudadan dikenal sebagai "keshan disease" dianggap sebagai penyakit defisiense selenium. defisiensi selenium terjadi pada penderita yang mendapat nutrisi parenteral jangka lama. Gejalanya antara lain nyeri otot, dan jika berat dapat menimbulkan kardiomiopati.

lodium (I)

lodium merupakan salah satu mineral yang esensial, hingga keasdaan defisiensi akan mengganggu kesehatan dan pertumbuhan. keadaan defisiensi pada ibu yang sedang mengandung dapat berakibat abortus, lahir mati, kelainan bawaan pada bayi, meningkatkan angka kematian perinatal, melahirkan bayi kretin, dan sebagainya. defisiensi lodium yang diderita oleh anak-anak menyebabkan pembesaran pada kelenjar gondok, ganguan fungsi mental dan perkembangan fisik,  sedangkan pada orang dewasa berakibat pembesaran kelenjar gondok, hipotiroid dan gangguan mental.

Mangan (Mn)

Mineral mangan bermanfaat untuk memacu tubuh menyerap asupan kalsium dari proses pencernaan makanan yang kaya mineral kasium. hingga dua kali lipat dari biasanya.

Kobal (Co)

Kurangnya mineral kobal pada manusia tak pernah diketahui, dan mungkin tidak terjadi. kobal merupakan bagian dari molekul vitamin B12. sebaliknya kobal jangan di pakai sebagai terapi jika tidak jelas adanya defisiensi element tersebut.

Natrium (Na)

Natrium mudah di serap oleh usus dan kira-kira 90-95 persen dikeluarkan melalui urin dan selebihnya melalui keringat dan feses. Aldosteron  mengontrol keseimbangan natrium. kebutuhan minimal bagi orang dewasa diperkirakan 1g seiap harinya. sumber natrium terdapat terutama dari bahan makanan berasal hewani, sedangkan buah-buahan tidak mengandung atau hanya sedikit natrium. fungsi natrium untuk memelihara keseimbangan cairan tubuh, memelihara keseimbangan PH dalam sel, mengatur permeabilitas sel, dan mengatur transmisi impuls saraf.

Silikon (Si)

Mineral silikon berkhasiat untuk pertumbuhan rambut, kuku. sumber silikon adalah cabai merah, buncis, sawi, brokoli, terong, kol, asparagus, buah apel, ketimun, dan dandelion.

Klor (Ci)

Klor terdapat dalam tubuh sebagai klorida dan merupakan ion terpenting cairan ekstrasel. bersama-sama dengan natrium klor membantu mempertahankan keseimbangan air dan tekanan osmotik, memelihara kebugaran, seperti halnya mineral lain yang merupakan nutrisi pelindung kesehatan tubuh. Bersama fosfat dan sulfat, klor mempertahankan keseimbangan asam-basa. klor bersama-sama dengan kalium bermanfaat untuk membersihkan hati, ginjal, dan kantung empedu, serta merangsang keaktifan kelenjar-kelenjar tubuh. klor diserap hampir seluruhnya dan dikeluarkan melalui urin . kebutuhan akan klor diperkirakan antara 2-3 g tiap harinya.

itulah beberapa kandungan mineral yang terdapat di dalam tubuh kita, jadi jagalah kesehatan anda dengan baik. semoga postingan memahami tentang mineral bagi kehatan tubuh ini bisa bermanfaat untuk kita semua agar bisa memahami/mengetahui tentang kandungan-kandungan yang terdapat dalam mineral .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

17 Kandungan Zat Kimia Yang Terdapat Dalam Rokok

Tips Untuk Mengobati Flu, Batuk Dan Demam Paling Ampuh Dengan Cara Yang Alami

7 Penyakit Berbahaya Yang Disebabkan Oleh Virus HIV Aids